BlackBerry! rasanya sangat booming di indonesia saat ini. sering terdengar remaja bilang, "eh, pin loe berapa? add BBM gw yah!". Saking boomingnya, terutama di kota2 besar seperti Jakarta membuat Blackberry jadi tiada duanya(Kijang jd ke tiga tuh-red). Tatapan mata para remaja tak lengah dari kelipan lampu Led atau suara Ping dari si Gadget yang memiliki tombol Qwerty ini.
Jika dilihat dari tujuan awal Blackberry, adalah menujukan pangsa pasarnya kepada para pembisnis yang harus selalu terhubung dengan email. Karena keunggulan utama Blackberry adalah Push Email yang berguna kepada para pemilik dan pengguna jasanya untuk mengirim dan menerima email semudah SMS. Selain itu dengan jasa yang ditawarkan Blackberry, para pengguna dapat menggunakan jasa WAP sepuasnya.
Mungkin pada sejarahnya, para remaja yang menggunakan Blackberry ini mendapatkan Headset tersebut dari orang tuanya yang sudah tak menggunakannya lagi. Kemudian ia menunjukan kemudahan dan kefleksibilitas sang Blackberry ini kepada teman-temannya. Karena adanya budaya Indonesia yang konsumerismenya tinggi dan tingkat gengsi yang tinggi, maka para remaja2 tersebut tidak mau kalah. dan fenomena ini menyebar seperti jamur menemukan ladang lembabnya.
Saat ini lebih diperparah dengan tingkat "kegaulan" dari Blackberry."loe ga pake BB?!(singkatannya-red) ah gak gaul loe!", kata2 ini terlontar dari teman saya sendiri. Di sejumlah Mall(hampir semua sii-red) pasti banyak ditemukan para remaja sambil berjalan menunduk yang terbeku ke layar Blackberry. Seakan-akan mereka menjadi anti sosial dan tidak lagi peduli dengan situasi sekitar mereka.Kalau fenomena tidak perduli dengan sekitar sudah banyak faktor seperti kehadiran iPod dan sms Murah(bisa di ulas di postingan mendatang mungkin-red).
Namun saya juga sebnarnya salah satu pengguna Blackberry. Namun saya menggunakan karena kebutuhan akan Emai meningkat(alasan klasik tuh.. padahal pengen gaul juga-red). dengan ini anda dapat mencerna sendiri, apa yang terjadi kepada para remaja saat ini karena kehadiran Blackberry di genggaman mereka?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar